Bakso-Membuat Bakso Pentol Mudah dan Berhasil

Assalamu’alaikum gaes semuanya apa kabarnya kalian hari ini, semoga selalu sehat ya. Oke sahabat resep, kali ini saya sangat ingin membagikan kepada kalian semua salah satu resep rahasia dari tukang bakso. Apa itu, tidak lain dan tidak bukan yaitu teknik jitu membuat bakso pentol yang enak. Pentolnya saja ya gaes, kalau bumbu kuahnya lain kali saja ya kalau saya sudah nemu lagi bocoran lagi. Tapi yang ini juga penting lho, soale sebelum menemukan cara ini saya sudah mencoba membuat bakso sendiri secara otodidak dan selalu gagal. Gagalnya ya seperti ini = baksonya jadi alot, baksonya jadi lembek dan mudah hancur, rasa baksonya yang kurang khas bakso, bakso pentolnya jadi tapi kalau udah dingin jadi lengket, dan lain lain. Pokoknya mengecewakan banget saat itu. Hingga akhirnya pada suatu hari saya secara SENGAJA meminta secara langsung rahasianya kepada seorang tukang bakso asli yang notabene masih sekeluarga dengan saya, paklik saya sendiri. Maturnuwun nggih paklik ilmunya.

Gaes kalau dibandingkan dengan informasi tutorial membuat bakso di blog lain, artikel saya ini agak berbeda lho. Perbedaannya adalah bahwa artikel yang saya buat ini agak sedikit mendetil, jadi untuk para pemula yang serius mau praktek membuat bakso, artikel saya ini cocok bagi anda. Tidak usah buru-buru ke bagian inti langkah-langkah pembuatannya, cukup nikmati dan simak setiap kalimat saya secara perlahan dan sambil dipraktekkan, insyaAllah berhasil. Oya sekedar informasi untuk anda, bakso yang akan dibuat nanti bisa dikreasikan rasanya menurut selera masing-masing lho. Dikreasikan dengan bahan apa, nanti akan saya ulas sedikit di bagian akhir dari artikel ini. Selamat menyimak.

Bahan bakso:

> 300 gram daging sapi yang masih segar,
> secukupnya garam,
> 2 siung bawang putih yang dicincang halus,
> beberapa sendok teh merica bubuk,
> 1-2 sdm tepung kanji/pati/aci.
> 1 putih telur.
> 45 gram air es.

Memilih daging sapi yang sehat dan segar
Pilihlah daging sapi yang masih segar, bahkan yang masih ada darahnya lebih baik. Daging sapi yang bebas urat dan sedikit lemak seperti daging lemusir dan gandik akan menghasilkan bakso yang baik kualitasnya. Selain itu, bisa juga dipilih daging paha depan dan daging iga. Kalau untuk membuat bakso urat, daging sengkel adalah pilihan yang tepat. Makin segar makin baik, karena daging sapi yang segar akan menghasilkan bakso yang kualitasnya baik.

Membuat adonan bakso
Untuk membuat adonan bakso, dagingnya dipotong-potong berukuran kecil, kemudian dicincang halus dengan menggunakan pisau tajam atau food processor atau blender. Setelah itu, uleni bersama dengan es batu atau air es (berat air es= 10-15% berat daging), garam, serta bumbu lain sampai menjadi adonan yang kalis dan elastis sehingga mudah saat dibentuk. Sedikit demi sedikit tambahkan tepung kanji agar adonan lebih mengikat. Penambahan tepung kanji cukup 15-20% dari berat daging, tujuannya adalah agar cita rasa daging tetap menonjol.

Kreasi cita rasa bakso
Untuk mendapatkan tekstur atau cita rasa yang lain, anda bisa berkreasi dengan mencampur atau menambahkan bahan lain ke dalam adonan bakso. Misalnya, campur daging ayam dengan udang atau jamur cincang. Selain itu, bahan lain yang cocok dipadu dengan daging antara lain putih telur, tepung panir, biscuit keju atau biscuit asin lainnya, soun, tahu, daun bawang, bawang Bombay, dan lain lain. Nah agar cita rasa bahan utama (daging sapi) tetap menonjol, menambahkannya bahan-bahan ini cukup sedikit saja ya, tujuannya yaitu agar rasa khas baksonya lebih menonjol.

Membentuk adonan bakso
Setelah mendapatkan adonan yang dikehendaki, anda bisa langsung membentuk bakso dengan menggunakan 2 sendok. Caranya = ambil adonan dengan sendok, lalu dibentuk bulat dengan bantuan sendok satunya lagi. Bagi mereka yang sudah mahir bisa langsung menggunakan tangan. Ambil segenggam adonan, remas dan tekan kearah ibu jari. Adonan yang keluar diantara ibu jari dan telunjuk akan membentuk bulatan adonan. Agar adonan tidak lengket, oleskan sedikit minyak goreng pada telapak tangan Anda. Adonan yang sudah dibentuk sebaiknya langsung direbus atau dimasukkan ke dalam air mendidih hingga matang. Rebuslah bakso-bakso tersebut selama kurang lebih 10-15 menit. Setelah matang, setiap bakso tersebut akan menunjukkan tanda kematangannya yaitu mereka akan mengapung di permukaan air mendidih. Bila itu terjadi tandanya bahwa bakso yang anda buat sudah jadi dan siap untuk diangkat dan kemudian ditiriskan di suhu ruangan.

Bonus-informasi tambahan = Daya tahan bakso
Bakso walaupun tanpa pengawet dapat bertahan kurang lebih 5 hari hingga 1 bulan (tergantung cara penyimpanannya). Teknisnya simak berikut ini. Bila ingin menyimpan bakso, perhatikan beberapa hal berikut :
-Jika disimpan dalam lemari es, sebaiknya simpanlah bakso dalam wadah tertutup atau kantong plastik maka Bakso bisa awet disimpan selama 5 hari.
-Jika disimpan dalam freezer, letakkan dalam kotak plastik atau kantong plastik tebal dan tutup rapat. Lebih baik lagi jika bakso disimpan dalam wadah kedap udara, dengan cara ini bahkan bakso bisa awet disimpan selama 1 bulan atau mungkin lebih.

Sebelum diolah menjadi hidangan, cuci lebih dahulu pentol baksonya dalam air hangat. Sekarang bakso pentol sudah kita buat, menyajikannya bebas menurut selera masing-masing.
Demikian tadi uraian singkat saya mengenai bagaimana cara membuat bakso pentol yang enak lezat dan gurih. Seandainya anda sudah mempraktekkan resep saya ini dan hasilnya kurang memuaskan, ada baiknya untuk mengulangi lagi langkah-langkahnya namun tolong pastikan bahwa langkahnya sudah sama persis dengan isi artikel ini karena saya sendiri sudah mempraktekannya langsung dan berhasil. Bagi yang belum mencobanya, silahkan mencoba dan semoga sukses. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *